GPIB GETSEMANI BALIKPAPAN
Dilembagakan 28 Januari 2007, oleh Pdt. J.D. SIHITE, MA (Ketua 1 Majelis Sinode)
Menjadi Jemaat yang ke 275. Sesuai SK. MS. 0801/I-07/MS.XVIII/Kpts. Alamat : Jl. Soekarno – Hatta, Balikpapan. Tlp. 082154143101. Norek. BNI Taplus. 0196346488 / Norek. Panitia, Mandiri. 1490007212154. Email : gpibgetsemani.bpn@gmail.com

"MOHON DUKUNGAN DOA UNTUK PEMBANGUNAN KEMBALI GEDUNG GEREJA GPIB GETSEMANI".

10 Agustus 2014

DOA SALOMO MEMOHON HIKMAT

TENTUKAN PILIHANMU: HIKMAT ATAU KEKAYAAN  1 Raja-Raja 3 :4-14

Saudaraku! Jika Allah datang kepada Anda dan berkata, “Kau boleh meminta apa saja,” apakah jawaban Anda? Apa yang Anda minta? Barangkali tidak salah kebanyakan dari manusia meminta  kekayaan, dan yang serupa dengan itu.. Salomo berdoa! Ada dua bagian utama dalam doa Salomo: Pertama, ia merendahkan diri di hadapan Allah, sambil berkata: “Aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.” Kedua, ia meminta “pengertian untuk memutuskan hukum.” Ia ingin mendapatkan kebijaksanaan untuk memutuskan suatu perkara dengan benar dan adil. Salomo menginginkan kasih karunia dan kebijaksanaan dan kuasa untuk setiap situasi yang timbul dalam kerajaan. Ia tidak meminta apa-apa untuk dirinya sendiri kecuali kebijaksanaan untuk memerintah umat Allah secara bijaksana. Allah berkenan pada permintaan Salomo. Allah memberi Salomo hal-hal penting yang dimintanya dan menambahkan hal-hal lain yang tidak dimintanya. Allah berkata, “Dan juga apa yang tidak kau minta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di antara raja-raja.” Nas ini mengajarkan tentang hal yang terutama dalam hidup yakni memperoleh  hikmat atau kebijaksanaan, sebab dengan itu kita diberi kemampuan untuk memperoleh hidup yang lebih bermakna dan bahagia, serta mampu menimbang berbagai perkara dengan benar dan adil. Memilih kekayaan dan umur panjang tidaklah salah, tetapi hal demikian sifatnya sementara, semuanya itu tidaklah abadi, namun dengan hikmat itu, orang diberi pemahaman yang dalam dan lebih sempurna untuk memaknai hidup yang sesuai kehendak Tuhan.

Saudara, dalam hidup banyak perkara yang di dalamnya kita harus membuat keputusan, memang tidak mudah sebab kepintaran yang ada pada kita tidak selamanya dapat memberi jawaban yang lebih tepat. Sebagai pemimpin tidak hanya kepintaran intelektual yang dibutuhkan tetapi hikmat yang dari Tuhan, sebab banyak persoalan yang rumit yang dihadapi. Hikmat itu mengajarkan tentang bagaimana orang harus mengandalkan Tuhan dalam setiap keputusanya, dan ia akan dimampukan untuk melaksanakan itu sehingga hasilnya berdampak positif untuk membangun hidup yang lebih baik. Raja Salomo sebagai abdi Tuhan ketika Tuhan menyodorkan apa yang dia minta bukan kekayaan, umur panjang, tetapi hikmat agar ia faham menimbang perkara dan membedakan antara yang baik dan yang jahat. Oleh karena yang dia minta adalah sesuai kehendak Tuhan maka hal itu diberikan kepadanya, sehingga  dengan demikian, ia  menjadi orang yang paling istimewa dan bijaksana di antara raja-raja lainya. Sikap demikian perlu kita teladani, sekarang ini orang berlomba-lomba untuk meraih kepintaran namun hidup bukan semakin baik dan benar, tetapi dengan meraih hikmat Tuhan, hidup manusia akan semakin baik dan benar. Apa yang kita cari di dunia ini, tidak salah orang mencari kepintaran, tetapi tanpa hikmat Tuhan, ia sulit menggapai kebahagiaan hidup. Tuhan telah menyediakan hikmat bagi kita, jadi perolehlah hikmat dan pengertian supaya kamu hidup. Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi  orang bodoh menghina hikmat dan didikan (Amsal 1:7). Begitu penting dan berharganya hikmat, hal itu lebih berharga dari emas dan perak, orang yang menerima dan mempergunakanya, dialah yang disebut orang berbahagia. Kebahagiaan orang bukan diukur dengan kekayaan tetapi dari hikmat yang dia pergunakan untuk memaknai hidup ini, baginya hidup harus disyukuri sebab itu adalah anugerah Tuhan semata.


Saudara, pilihlah yang terutama yakni hikmat yang dari  Tuhan, sehingga kita diberi pengertian tentang arti dan makna hidup, baik hidup di dunia ini juga tentang hidup yang akan datang. Atas dasar  hikmat yang dari atas  itu, Tuhan Yesus telah menyingkapkan rahasia besar bagi setiap orang percaya tentang hidup yang kekal itu, orang yang kurang berhikmat, baiklah dia meminta di dalam doa dengan sungguh-sungguh maka Tuhan akan memberikanya. Mintalah hikmat, kearifan atau kecerdasan kepada Tuhan. Mintalah kemampuan memilah dan menimbang masalah. Mintalah kecerdasan membedakan yang benar dan yang salah. Mintalah kemampuan mengambil keputusan yang tepat. Mintalah hati dan pikiran yang bening dan cerah untuk mengenali kehendak Tuhan. Jadilah cerdas, pintar dan bijak. Dialah sumber hikmat, dan tetaplah tinggal di dalam FirmanNya dan akuilah Dia dalam segala  lakumu maka kamu akan hidup dengan hikmat itu. Amin

Salinan dari :
PDT. ADVEN LEONARD,D.MIN
BLOG HAUMA NA RATA

0 komentar:

DARI ADMIN
"TAK ADA GADING YANG TAK RETAK"
Jika dalam penyajian Blog ini terdapat kekurangan atau kurang sesuai dengan harapan, maka kami sebagai pengelola blog memohon untuk di maafkan.

Blog ini disajikan semata-mata untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan di kalangan kita-kita, kendati belum semua terdokumentasi dengan baik.

Untuk keperluan updating, artikel atau foto yang ada di blog ini sebagian kami sadur/copy dari berbagai sumber.

Apabila dikemudian hari akan dibuat website penggati blog, maka dengan senang hati blog ini kami nonaktifkan.

Terimakasih,
Admin Blog