GPIB GETSEMANI BALIKPAPAN
Dilembagakan 28 Januari 2007, oleh Pdt. J.D. SIHITE, MA (Ketua 1 Majelis Sinode)

Menjadi Jemaat yang ke 275. Sesuai SK. MS. 0801/I-07/MS.XVIII/Kpts.
Alamat : Jl. Soekarno – Hatta, Balikpapan. Tlp. 082154143101. Norek. BNI Taplus. 0196346488 / Norek. Panitia, Mandiri. 1490007212154. Email : gpibgetsemani.bpn@gmail.com

Link : MAJELIS SINODE GPIB / Link : KMJ MUPEL GPIB
"MOHON DUKUNGAN DOA UNTUK PEMBANGUNAN KEMBALI GEDUNG GEREJA GPIB GETSEMANI".

08 Juli 2014

PPMJ No. 9, tentang Program Kerja dan Anggaran Jemaat

PERATURAN PELAKSANAAN MAJELIS JEMAAT NOMOR 9
GPIB JEMAAT   “GETSEMANIBALIKPAPAN
Tentang


PROGRAM  KERJA DAN ANGGARAN JEMAAT


Pasal   1
Pengertian

Program Kerja dan Anggaran Jemaatmerupakan suatu rencana tertulis mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh Majelis Jemaat  GPIB Jemaat GETSEMANI Balikpapan selama jangka waktu 1 (satu) tahun ke depan dari 01 April sampai dengan 31 Maret tahun berikut.  Kegiatan–kegiatan dimaksud adalah penjabaran secara operasional Kebijakan Umum Panggilan dan Pengutusan Gereja yang ditetapkan dalam Persidangan Sinode.

Pasal  2
Fungsi

Program Kerja dan Anggaran Jemaat  berfungsi sebagai :
1.        Pedoman,yang  memberikan arah sekaligus target-target yang harus dicapai pada masa yang akan datang dalam melaksanakan Panggilan dan Pengutusan Gereja.
2.        Alat, untuk mengkoordinasikan kerja seluruh fungsi pelayanan agar dapat saling menunjang dan  saling bekerja sama untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam melaksanakan Panggilan dan Pengutusan Gereja untuk pencapaian visi dan misi gereja.
3.        Alat, untuk mengendalikan baik Anggaran Penerimaan  maupun Anggaran Pengeluaran  secara efektif dan efisien dalam upaya pencapaian hasil optimal dalam melaksanakan Panggilan dan Pengutusan Gereja.

Pasal  3
Bentuk

1.       Program Kerja disusun dan disesuaikan dengan pembidangan Pokok-Pokok Kebijakan Umum Panggilan dan Pengutusan Gereja  dalam suatu format yang terdiri dari lajur-lajur sebagai berikut:
1.1.        Nomor Urut
1.2.        Jenis Kegiatan
1.3.        Tujuan
1.4.        Tempat
1.5.        Waktu
1.6.        Penerimaan :
1.6.1.  Mata Anggaran
1.6.2.  Jumlah (Rp.)
1.7.        Pengeluaran
1.7.1.  Mata Anggaran
1.7.2.  Jumlah (Rp.)
1.8.        Pelaksana
1.9.        Indikator Keberhasilan
1.9.1.  Kuantitatif
1.9.2.  Kualitatif
1.10.     Keterangan
2.       Anggaran disusun sebagai suatu bentuk laporan tentang perkiraan mengenai berapa jumlah penerimaan dan jumlah pengeluaran yang direncanakan dari 01 April sampai dengan 31 Maret tahun berikut, yang terdiri dari lajur-lajur sebagai berikut :
2.1.        Nomor Urut
2.2.        Mata Anggaran
2.3.        Uraian
2.4.        Jumlah Anggaran Penerimaan maupun Anggaran Pengeluaran
3.       Program Kerja terdiri atas 3 (tiga) komponen.
3.1.    Program Kerja yang terdiri atas kegiatan – kegiatan Rutin
3.2.    Program Kerja yang terdiri atas kegiatan – kegiatan Non Rutin
3.3.    Program Kerja yang terdiri atas kegiatan – kegiatan Proyek.
4.       Anggaran terdiri atas 3 (tiga) komponen.
4.1.    Anggaran Penerimaan dan Pengeluaran Rutin
4.2.    Anggaran Penerimaan dan Pengeluaran Non Rutin
4.3.    Anggaran Penerimaan dan Pengeluaran Proyek.
5.       Penggunaan Anggaran diatur sebagai berikut :
5.1.    Penerimaan Rutin digunakan untuk membiayai Pengeluaran Rutin.
5.2.    Selisih lebih Penerimaan Rutin dan Pengeluaran Rutin dapat digunakan untuk membiayai kegiatan Non Rutin.
5.3.    Penerimaan Non Rutin digunakan untuk membiayai Pengeluaran Non Rutin.
5.4.    Apabila Penerimaan Non Rutin tidak cukup untuk membelanjakan pengeluaran Non Rutin, maka Komisi Pembangunan Ekonomi Gereja harus mengusahakan dana melalui kegiatan pengadaan dana.
5.5.    Penerimaan Proyek pendanaannya tersendiri di luar Penerimaan Rutin dan Penerimaan Non Rutin, dan dibelanjakan hanya untuk Pengeluaran Proyek.

Pasal   4
Tahun Pelayanan

Tahun pelayanan GPIB mulai dari 01 April dan berakhir pada 31 Maret tahun berikut. Program Kerja dan Anggaran Jemaat disesuaikan dengan Tahun Pelayanan GPIB.

Pasal  5
Persiapan Penyusunan

1.              Pelaksana Harian Majelis Jemaat menyiapkan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran dari Triwulan I sampai dengan Triwulan III tahun berjalan sebagai salah satu bahan acuan (masukan) dalam Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat  tahun berikut.
2.              Pelaksana Harian Majelis Jemaat  menyampaikan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan realisasi Penerimaan dan Pengeluaran dari Triwulan I sampai dengan Triwulan III tahun berjalan dengan dilampiri format Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat kepada Pengurus  Unit-Unit Misioner dan Fungsionaris Badan Pemeriksa Perbendaharaan Jemaat untuk selanjutnyamembuat Usulan Rencana Kerja dan Anggaran -nya untuk Tahun Pelayanan berikut, dan menyampaikannya kepada Pelaksana Harian Majelis Jemaat paling lambat minggu keduabulan Pebruari tahun berjalan.
3.              Pelaksana Harian Majelis Jemaat menyelenggarakan  Pertemuan Warga Sidi  pada akhir bulan Januari tahun berjalan dengan maksud untuk memperoleh masukan dari warga sidi  bagi peningkatan pelayanan, persekutuan dan kesaksian yang akan digunakan dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.
4.              Pelaksana Harian Majelis Jemaat segera membentuk Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat dengan Surat Keputusan Majelis Jemaat yang terdiri atas unsur-unsur :
4.1.   Presbiter
4.2.   Pengurus Unit Misioner
4.3.   Warga sidi yang memiliki kompetensi dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran.
5.              Tugas Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.
5.1.        Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat dengan mengacu pada konsep Rencana Kerja dan Anggaran yang dibuat berdasarkan :
5.1.1.       Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran dari Triwulan I sampai dengan Triwulan III tahun berjalan
5.1.2.       Usulan Rencana Kerja dan Anggaran Unit - Unit Misioner
5.1.3.       Usulan Rencana Kerja dan Anggaran Badan Pemeriksa Perbendaharaan Jemaat
5.1.4.       Hasil  Pertemuan Warga Sidi
5.1.5.       Hasil  Persidangan Sinode Tahunan GPIB
5.1.6.       Hasil  Sidang Tahunan Mupel Jemaat – Jemaat GPIB di Kalimantan Timur 1
5.2.        Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat berdasarkan :
5.2.1.       KUPPG.
5.2.2.       Satuan Biaya.
6.        Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat dalam melakukan tugasnya membagi proses penyusunan Rencana kerja dan Anggaran Jemaat  ke dalam tiga tahap.
            6.1.   Tahap penyusunan awal konsep Rencana Kerja dan Anggaran.
            6.2.   Tahap peyelarasan konsep Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.
            6.3. Tahap merancang  Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.

Pasal  6
Penyusunan Awal

1.         Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat memproses masukan–masukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat, yaitu :
1.1. Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran dari
Triwulan I sampai dengan Triwulan III tahun berjalan
1.2. Usulan Rencana Kerja dan Anggaran Unit - Unit Misioner
1.3. Usulan Rencana Kerja dan Anggaran Badan Pemeriksa Perbendaharaan Jemaat
1.4. Hasil  Pertemuan Warga Sidi
1.5. Hasil  Persidangan Sinode Tahunan GPIB
1.6. Hasil  Sidang Tahunan Mupel Jemaat – Jemaat GPIB di Kalimantan Timur 1.
2.    Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaatmemilah dan menyusun masukan –masukan sebagaimana dimaksud pada butir 1 pasal ini sesuai format Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat yang telah ditetapkan dan diharapkan telah tersusun paling lambat pertengahan bulan Pebruari.

Pasal  7
Peyelarasan Konsep

1.    Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat memproses usulan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat sebagaimana dimaksud pada pasal 6 Peraturan ini dengan menyelaraskan menjadi Konsep Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.
2.    Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat selanjutnya memproses anggarannya yang disesuaikan dengan proyeksi anggaran yang telah disiapkan oleh Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
3.    Hasil kerja Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat sebagaimana dimaksud pada butir 1 dan 2 pasal ini dibahas dalam suatu semi loka. 
4      Hasil semi loka sebagaimana dimaksud pada butir  3 pasal ini menjadi masukan untuk menyempurnakan  Konsep Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat dengan memperhatikan prinsip anggaran berimbang yaitu keseimbangan antara anggaran penerimaan dan anggaran pengeluaran.
6.    Apabila anggaran pengeluaran lebih besar dari anggaran penerimaan, maka Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat  sesuai arahan Pelaksana Harian Majelis Jemaat mencermati dan mengkaji ulang seluruh komponen Pengeluaran dalam Konsep Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.  Apabila belum menghasilkan anggaran berimbang, defisit tersebut dianggarkan sebagai usaha dana khusus.
7.    Penyusun Konsep Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat tahap akhir harus selesai paling lambat akhir bulan Pebruari.

Pasal  8
Rancangan Ketetapan

1.         Panitia Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat selanjutnya  menyempurnakan  Konsep Rencana Kerja dan Anggaran sebagaimana dimaksud pada butir 7  pasal 7 Peraturan ini menjadi Rancangan Ketetapan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat dan menyerahkannya kepada Pelaksana Harian Majelis Jemaat paling lambat pertengahan Maret. 
2.         Pelaksana Harian Majelis Jemaat menyusun nota pengantar kemudian menyampaikan Rancangan Ketetapan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat sebagaimana dimaksud pada butir 1 pasal ini kepada Sidang Majelis Jemaat yang diadakan pada akhir Maret untuk disahkan dan ditetapkan menjadi Program Kerja dan Anggaran Jemaat.
3.         Program Kerja dan Anggaran Jemaatyang telah disahkan oleh Sidang Majelis Jemaat didistribusikan kepada seluruh Fungsionaris Majelis Jemaat, Pengurus Unit-Unit Misioner,Fungsionaris Badan Pemeriksa Perbendaharaan Jemaat, dan unsur pelayanan lainnya yang terkait  sebagai pedoman dalam melaksanakan Panggilan dan Pengutusan Gereja tahun pelayanan berikutnya.
6.    Sebelum Program Kerja Rencana dan Anggaran Jemaat disahkan oleh Sidang Majelis Jemaat, seluruh rencana kegiatan non rutin tidak dapat dilaksanakan.

Pasal  9

Ketentuan Penutup

1.       Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini berlaku sejak tanggal disahkan oleh Majelis Sinode GPIB.
2.       Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini akan diatur dan ditetapkan dalam Sidang Majelis Jemaat
3.       Dengan berlakunya Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini, Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat sebelumnya tentang Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat, dinyatakan tidak berlaku lagi.

                                                                         Ditetapkan di     :  Balikpapan
Pada tanggal      : 27 April 2012

MAJELIS JEMAAT GPIB JEMAAT GETSEMANI BALIKPAPAN
PELAKSANA HARIAN



Pdt. I. Nyoman Djepun, S.Th.                             Pnt. Nova Karyoto Pangau, SH.
                  Ketua                                                                               Sekretaris

Disahkan pada tanggal 08 Juli 2014

Oleh
Majelis Sinode
Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat




Pdt. M. F. Manuhutu, M.Th.                                       Pdt. Adriaan Pitoy, M.Min.
        Ketua Umum                                                                   Sekretaris Umum



0 komentar:

VISI & MISI GPIB

VISI
GPIB menjadi gereja yang mewujudkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaanNya

MISI
Menjadi Gereja yang terus menerus diperbaharui dengan bertolak dari Firman Allah, yang terwujud dalam perilaku kehidupan warga gereja, baik dalam persekutuan, maupun dalam hidup bermasyarakat.
Menjadi gereja yang hadir sebagai contoh kehidupan, yang terwujud melalui inisiatif dan partisipasi dalam kesetiakawanan sosial serta kerukunan dalam masyarakat, dengan berbasis pada perilaku kehidupan keluarga yang kuat dan sejahtera.
Menjadi Gereja yang membangun keutuhan ciptaan yang terwujud melalui perhatian terhadap lingkungan hidup, semangat keesaan dan semangat persatuan dan kesatuan warga Gereja sebagai warga masyarakat.

MOTTO :
Dan orang akan datang dari timur dan barat dan dari utara dan selatan dan mereka duduk makan di dalam Kerajaan Allah


DARI ADMIN

"TAK ADA GADING YANG TAK RETAK"
Jika dalam penyajian blog GPIB Getsemani ini terdapat kekurangan atau kurang sesuai dengan harapan, maka kami sebagai pengelola blog memohon untuk di maafkan.

Blog ini disajikan semata-mata untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan di kalangan kita-kita, kendati belum sempurna dan belum semua terdokumentasi dengan baik.

Untuk keperluan updating, Artikel atau Foto/Video yang ada di blog GPIB Getsemani sebagian kami sadur/copy/download dari berbagai sumber di medsos.

Artikel, Foto/Video yang kami sadur untuk di unggah ke blog, adalah Artikel, Foto/Video yang sudah terpublikasi di medsos, sehingga kami mengangap bahwa Artikel, Foto/Video itu bukan yang pertama kali diunggah.

Ucapan banyak terimakasih kami sampaikan kepada Pengunjung blog dan kepada yang Artikel, Foto/Video nya telah kami unggah, semoga bermanfaat bagi pengunjung blog ini.

Apabila dikemudian hari GPIB Getsemani Balikpapan, berencana akan membuat website baru sebagai penggati blog ini, maka blog ini kami non aktifkan.

Terimakasih,
Admin Blog