GPIB GETSEMANI BALIKPAPAN
Dilembagakan 28 Januari 2007, oleh Pdt. J.D. SIHITE, MA (Ketua 1 Majelis Sinode)

Menjadi Jemaat yang ke 275. Sesuai SK. MS. 0801/I-07/MS.XVIII/Kpts.
Alamat : Jl. Soekarno – Hatta, Balikpapan. Tlp. 082154143101. Norek. BNI Taplus. 0196346488 / Norek. Panitia, Mandiri. 1490007212154. Email : gpibgetsemani.bpn@gmail.com

Link : MAJELIS SINODE GPIB / Link : KMJ MUPEL GPIB
"MOHON DUKUNGAN DOA UNTUK PEMBANGUNAN KEMBALI GEDUNG GEREJA GPIB GETSEMANI".

08 Juli 2014

PPMJ No. 3, tentang PHMJ

PERATURAN PELAKSANAAN MAJELIS JEMAAT NOMOR  3
GPIB  JEMAAT  “GETSEMANI BALIKPAPAN
Tentang


PELAKSANA HARIAN MAJELIS JEMAAT



Pasal  1
Pengertian

1.      Pelaksana Harian Majelis Jemaat adalah representasi harian dari Majelis Jemaat GPIB Jemaat “GETSEMANI” Balikpapan.
2.      Pelaksana Harian Majelis Jemaat dipilih oleh dan dari Fungsionaris Majelis Jemaat dalam Sidang Majelis Jemaat GPIB Jemaat “GETSEMANI, kecuali Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
3.      Untuk dipilih sebagai menjadi Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat, minimal pernah menjabat sebagai Diaken/Penatua selama 1 (satu) masa tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat  yaitu 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan.
4.      Pelaksana Harian Majelis Jemaat melalui Ketua dan Sekretaris mewakili Majelis Jemaat ke dalam dan ke luar jemaat.

Pasal  2
Tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat

Pelaksana Harian Majelis Jemaat bertugas :
1.      Menjabarkan dan melaksanakan keputusan Sidang Majelis Jemaat dan mengatur penatalayanan dijemaat.
2.      Mengelola administrasi jemaat dan perbendaharaan jemaat.
3.      Mempersiapkan dan menyelenggarakan Sidang Majelis Jemaat, Rapat-rapat Koordinasi, Pertemuan warga sidi, Seminar, Lokakarya dan Rapat-rapat serta Pertemuan lainnya di jemaat.
4.      Memutuskan dan menyelesaikan hal-hal yang mendesak, sepanjang tidak bertentangan dengan Tata Gereja GPIB yang berlakudan melaporkannya kepada  Sidang Majelis Jemaat terdekat.
5.      Mewakili Majelis Jemaat ke dalam dan ke luar jemaat terkait dengan kegiatan pelayanan baik yang bersifat administratif maupun non administratif.
6.      Membuat dan menyampaikan laporan triwulan kepada Sidang Majelis Jemaat tentang penyelenggaraan Persekutuan, Pelayanan dan Kesaksian
7.      Mengoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Jemaat untuk ditetapkan dalam Sidang Majelis Jemaat menjadi Program Kerja dan Anggaran Jemaat.
8.      Mengoordinasikan pengawasan melekat terhadap pengelolaan perbendaharaan jemaat dan penguasaan harta milik jemaat.
9.      Mempertanggungjawabkan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Jemaat kepada Sidang Majelis Jemaat.
10.   Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Jemaat Tahunan kepada Majelis Sinode atas nama Majelis Jemaat.
11.   Menyampaikan tembusan Laporan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Jemaat Tahunan untuk Majelis Sinode kepada Badan Pelaksana Mupel Kaltim I untuk di kompilasi sebagai laporan Badan Pelaksana Mupel Kaltim I dalam Persidangan Sinode Tahunan (PST).
12.   Mengoordinasikan penyusunan Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat untuk ditetapkan dalam Sidang Majelis Jemaat dan disahkan oleh Majelis Sinode.
13.   Mengusulkan nama-nama Pengurus  Unit-unit Misionerkepada Sidang Majelis Jemaat untuk ditetapkan dengan Surat Keputusan.
14.   Mengusulkan nama-nama Fungsionaris Badan Pemeriksa Perbendaharaan Jemaat (BPPJ) kepada Sidang Majelis Jemaat untuk disetujui dan ditetapkan oleh Majelis Sinode dengan Surat Keputusan.
15.   Membuat laporan pertanggungjawaban pada akhir masa tugas tentang keadaan jemaat, harta kekayaan (bergerak dan tidak bergerak) dan keuangan jemaat untuk disampaikan dalam Sidang Majelis Jemaat dan selanjutnya diteruskan kepada Majelis Sinode.

Pasal  3
Hak dan Kewajiban

1.         Dalam melaksanakan tugas sebagaimana diatur dalam pasal 2 peraturan ini,  setiap Fungsionaris
Pelaksana Harian Majelis Jemaat kecuali Ketua, diberikan Tunjangan Fungsional. Besaran tunjangan fungsional dimaksud diatur tersendiri dan ditetapkan berdasarkan satuan biaya dalam Program Kerja dan Anggaran Jemaat yang telah disesuaikan dengan kemampuan jemaat.

2.      Setiap Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat wajib :
          2.1          Menghadiri Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat dan Sidang Majelis Jemaat serta Rapat – Rapat penting lainnya.
          2.2          Menaati dan melaksanakan semua keputusan Sidang Majelis Jemaat dan Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
          2.3          Melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawab fungsional sesuai bidangnya masing-masing.

Pasal  4
Susunan

Susunan Fungsionaris  Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengacu pada Tata Gereja GPIB yang berlaku.
1.      Ketua                    :     Pendeta / Ketua Majelis Jemaat  sesuai Surat  Keputusan Majelis Sinode
2.      Ketua I                 :     Diaken / Penatua
3.      Ketua II                :     Diaken / Penatua
4.      Ketua III               :     Diaken / Penatua
5.      Ketua IV              :     Diaken / Penatua
6.      Ketua V                :     Diaken / Penatua
7.      Sekretaris             :     Diaken / Penatua
8.      Sekretaris I           :     Diaken / Penatua
9.      Sekretarias II        :     Diaken / Penatua
10.   Bendahara             :     Diaken / Penatua
11.   Bendahara I           :     Diaken / Penatua


Pasal  5
Tugas Ketua

1.      Bidang Umum
         1.1          Bersama Sekretaris bertindak untuk dan atas nama Majelis Jemaat ke dalam maupun ke luar jemaat.
         1.2          Bersama Sekretaris menandatangani :
                         1.2.1         Surat-surat gerejawi
                         1.2.2         Keputusan dan Ketetapan Majelis Jemaat
                         1.2.3         Surat-surat Majelis Jemaat
         1.3          Memimpin Sidang Majelis Jemaat, Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat, Pertemuan Warga Sidi, dan Rapat serta Pertemuan lainnya. Apabila Ketua berhalangan, secara otomatis akan diganti oleh salah satu Ketua yang lain.
         1.4          Bersama Sekretaris mengawasi ketatalaksanaan Kantor Majelis Jemaat.
         1.5          Bersama Bendahara atau Bendahara I menandatangani surat-surat berharga apabila Ketua IV berhalangan.
         1.6          Menjaga, memelihara, dan mengawasi agar semua keputusan dan ketetapan Sidang Majelis Jemaat  dan Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat sesuai dengan Tata Gereja, Pemahaman Iman, dan Pokok - Pokok Kebijakan Umum Panggilan dan Pengutusan Gereja (KUPPG).
         1.7          Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan.
         1.8          Mengkoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran  Jemaat .
         1.9          Membuat Memori Serah Terima Jabatan tentang pelaksanaan tugas sebagai Ketua Majelis Jemaat untuk diserahkan kepada Majelis Sinode pada waktu serah terima Ketua Majelis Jemaat.

2.      Bidang Khusus
         2.1          Memelihara kehidupan persekutuan Jemaat agar setiap warga jemaat mampu melaksanakan Panggilan dan Pengutusan Gereja.
         2.2          Melaksanakan kegiatan pembinaan bagi: Presbiter, Pengurus Unit – Unit Misioner, dan warga jemaat guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan iman serta wawasan ber – GPIB.
         2.3          Melaksanakan percakapan pastoral kepada :
                         2.3.1.        Orang tua yang akan membaptiskan anak
                         2.3.2         Calon sidi jemaat
                         2.3.3.        Calon mempelai
                         2.3.4.        Warga jemaat yang sedang dalam pergumulan
                         2.3.5.        Calon Diaken / Penatua dan Calon Pengurus Unit Misioner
         2.4          Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Katekisasi Sidi.
         2.5          Bertanggung jawab terhadap pembuatan  tata ibadah hari Minggu dan tata ibadah untuk ibadah – ibadah yang lain.
         2.6          Bertanggung jawab terhadap pembuatan jadual Pelayan Firman untuk ibadah hari Minggu dan Hari-hari Raya Gerejawi lainnya.
         2.7          Bersama Sekretaris menyusun dan menandatangani jadual penatalayanan Ibadah hari Minggu dan Hari-hari Raya Gerejawi lainnya.
 .       2.8          Bersama Diaken dan Penatua memelihara kemurnian pemberitaan Firman Tuhan dan ajaran gereja di jemaat.
         2.9          Melaksanakan disiplin gereja terhadap Presbiter, Pengurus Unit – Unit Misioner, dan warga Jemaat.
         2.10        Mewakili Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan - kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang menyangkut bidangnya.
         2.11        Mengoordinasikan dan membimbing serta mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan di jemaat khususnya :
                         2.10.1       Bidang Teologi (Iman dan Ajaran, Ibadah dan Musik Gereja,Pengkajian dan Pengembangan Teologi).
                         2.10.2.     Persidangan Gerejawi (Sidang Majelis Jemaat, Rapat -Rapat dan Pertemuan – Pertemuan).

Pasal  6
Tugas Ketua I

1.      Bidang  Umum
         1.1          Mengoordinasikan dan  memantau penyusunan rencana kegiatan di bidang Pelayanan dan Kesaksian ke dalam maupun keluar jemaat.
         1.2          Mengawasi, memelihara, dan mendorong kelancaran komunikasi dalam pelaksanaan dibidang Pelayanan dan Kesaksian
         1.3          Melaksanakan tugas Ketua atau Ketua - Ketua yang lain apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya oleh Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         1.4          Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

2.      Bidang  Khusus
         2.1          Bersama  Sekretaris I membuat dan menandatangani surat sesuai pembidangannya.
         2.2          Bersama Sekretaris I menyusun dan menandatangani jadual penatalayanan ibadah di sektor pelayanan dan ibadah Pelayanan Katregorial
         2.3          Mengoordinasikan, membimbing, dan mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan dalam jemaat khususnya :
                         2.3.1         Pelayanan dan Kesaksian
2.3.2         Diakonia
                         2.3.3         Komisi, Panitia, dan Kelompok/Tim Kerja yang terkait dengan bidang-bidang dimaksud.
         2.4          Mengoordinasikan  kegiatan-kegiatan lainnya seperti : penanggulangan bencana alam, masalah hukum, aksi bakti sosial, balai pengobatan (klinik) dan lain lain.
         2.5          Menyusun rencana Kerja dan Anggaran di bidangnya
         2.6          Menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan triwulan dibidangnya kepada Sidang Majelis Jemaat melalui Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         2.7          Mewakili Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan – kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang terkait dengan bidangnya.

Pasal  7
Tugas Ketua II

1.     Bidang  Umum
         1.1          Memimpin dan mengoordinasikankegiatan – kegiatan di bidang Gereja, Masyarakat dan Agama-agama serta Lingkungan Hidup.
         1.2          Memelihara, mendorong, dan mengawasi pelaksanaan kegiatan di bidang  Gereja, Masyarakat dan Agama-Agama serta Lingkungan Hidup di jemaat guna pertumbuhan pelayanan yang dinamis.
         1.3          Melaksanakan tugas Ketua yang lainapabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya oleh Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         1.4          Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan jemaat.

2.      Bidang  Khusus
         2.1          Mengoordinasikan, membimbing, dan mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan di jemaat, khususnya :
                         2.1.1         Bidang Gereja, Masyarakat, dan Agama-Agama serta  Lingkungan Hidup
                         2.1.2         Komisi, Panitia dan/atau Tim Kerja yang terkait dengan bidang-bidang dimaksud.
         2.2          Mengoordinasikan  kegiatan-kegiatan lain seperti unit pelayanan perpustakaan, forum diskusi, seminar, lokakarya dan lain-lain.
         2.3          Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran di bidangnya.
         2.4.         Menyampaikan laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan triwulan dibidangnya kepada Sidang Majelis Jemaat melalui Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         2.5.         Mewakili  Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang terkait dengan bidangnya.

Pasal 8
Tugas Ketua III

1.      Bidang  Umum
         1.1.         Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan –kegiatan dibidang Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (PPSDI) dan Peningkatan Peran Keluarga  (Pelayanan Kategorial, Kelompok Profesi dan Fungsional).
         1.2.         Mengoordinasikan dan mengawasi penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran bidang  Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani dan Peningkatan Peran Keluarga.
         1.3.         Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya oleh Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         1.4.         Bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan Jemaat.
2.      Bidang Khusus
         2.1.         Mengoordinasikan, membimbing, dan mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan di jemaat, khususnya :
                         2.1.1.        Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani.
                         2.1.2.        Pelayanan Kategorial (Pelayanan Anak, Persekutuan Teruna, Gerakan Pemuda, Persekutuan Kaum Perempuan, Persekutuan Kaum Bapak, dan Persekutuan Kaum Lanjut Usia) dalam rangka penguatan peran keluarga.
                         2.1.3.        Kelompok Kerja Profesional dan Fungsional.
                         2.1.4.        Panitia dan atau Kelompok / Tim Kerja yang terkait dengan bidangnya.
         2.2.         Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran di bidangnya.
         2.3.         Menyampaikan laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan triwulan di bidangnya kepada Sidang Majelis Jemaat melalui Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         2.4.         Mewakili Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang terkait dengan bidangnya.

Pasal 9
Tugas Ketua IV

1.      Bidang Umum
         1.1.         Memimpin dan mengoordinasikan pengawasan dan pengendalian keuangan (perbendaharaan dan akuntansi Jemaat), Pembangunan Ekonomi Gereja, Pemanfaatan/Pengembangan Harta Milik Gereja, dan Badan Usaha.
         1.2.         Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya oleh Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         1.3.         Bertanggungjawab terhadap hal-hal yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan Jemaat.
         1.4.         Menandatangani surat-surat keluar sesuai bidangnya.
2.      Bidang Khusus
         2.1          Bersama Bendahara menyiapkan data untuk penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Jemaat.
         2.2          Bersama Bendahara atau Bendahara I menandatangani Laporan Keuangan.
         2.3          Bersama Bendahara menandatangani surat-surat berharga.
         2.4          Melaksanakan pengadaan barang-barang inventaris harta milik gereja dan mengawasi perawatan / pemeliharaan serta pengamanannya.
         2.5          Mengoordinasikan dan membimbing semua tugas dan kegiatan pelayanan dalam Jemaat khususnya bidang-bidang :
                         2.5.1.        Pembangunan Ekonomi Gereja (PEG)
                         2.5.2.        Komisi, Panitia, dan Kelompok / Tim Kerja yang terkait dengan bidangnya.
         2.6          Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran sesuai bidangnya.
         2.7          Menyampaikan laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan triwulan di bidangnya kepada Sidang Majelis Jemaat melalui Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         2.8          Mewakili  Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan di tingkat Mupel dan Sinodal yang terkait dengan  bidangnya.

Pasal  10
Tugas Ketua V

1.         Bidang Umum
         1.1          Mengoordinasikan, membimbing, dan mengawasi semua tugas dan kegiatan pelayanan di bidang Informasi, Organisasi dan Komunikasi (Inforkom) serta Penelitian dan Pengembangan (Litbang)
         1.2.         Melaksanakan tugas Ketua lainnya apabila yang bersangkutan berhalangan berdasarkan pendelegasian wewenang secara tertulis kepadanya oleh Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         1.3.         Bersama Sekretaris  menanda-tangani warta jemaat dan surat-surat keluar sesuai dengan bidang tugasnya.

2.      Bidang Khusus
         2.1.         Melakukan Pembinaan Pegawai Kantor
         2.2.         Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran sesuai bidangnya.
         2.3.         Menyampaikan laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan triwulan di bidangnya kepada Sidang Majelis Jemaat melalui Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
          2.4.        Melaksanakan, memelihara dan mendorong kelancaran serta komunikasi dalam pelaksanaan dibidang Litbang di Jemaat.
         2.4.         Melaksanakan Sistem Informasi Manajemen (SIM), Organisasi dan Komunikasi di jemaat.
         2.5.         Bersama Sekretaris memeriksa dan menandatangani warta jemaat sebelum diwartakan.
         2.6.         Mewakili  Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan di tingkat Mupel dan Sinodal yang  terkait dengan bidangnya.

Pasal 11
Tugas Sekretaris

1.      Bidang Umum
         1.1          Bersama Ketua bertindak untuk dan atas nama Majelis Jemaat ke dalam maupun ke luar jemaat.
         1.2.         Bersama Ketua mengoordinasikan dan mengawasi kegiatan / ketatalaksanaan Kantor Majelis Jemaat
         1.3.         Bersama Ketua menandatangani
                         1.3.1         Surat-surat gerejawi
                         1.3.2         Keputusan dan Ketetapan Majelis Jemaat
                         1.3.3         Surat-surat yang dikeluarkan oleh Majelis Jemaat
         1.4.         Melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan Jemaat

2.      Bidang  Khusus
         2.1          Bersama Ketua bertanggung-jawab atas kegiatan-kegiatan di bidang Teologi dan Persidangan Gerejawi.
         2.2          Bersama Ketua menyusun dan menandatangani jadual penatalayanan Ibadah hari Minggu dan Hari Raya Gerejawi lainnya.
         2.3          Bersama para Ketua menetapkan kebijakan Majelis Jemaat, pengendalian administrasi, pengintegrasian kegiatan dan personalia.
         2.4          Bersama Ketua V menangani bidang yang menjadi tanggung-jawab  Ketua V.
         2.5          Menghimpun peraturan-peraturan, ketetapan, dan keputusan Majelis Sinode GPIB maupun Majelis Jemaat, serta pengarsipan surat-surat keluar / masuk.
         2.6          Merencanakan pelaksanaan SMJ dan menyusun agenda Sidang.
         2.7          Menyiapkan dokumentasi tentang risalah (notulen) dan buku ketetapan Majelis Jemaat pada Sidang Majelis Jemaat, risalah  rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat  dan rapat-rapat lainnya, serta masukan-masukan dari Pertemjuan Warga  Sidi.
         2.8          Menindak-lanjuti hasil keputusan rapat melalui kegiatan-kegiatan administrasi.
         2.9          Mendistribusikan surat-surat masuk kepada Ketua terkait dan menindak-lanjuti tindakan yang diambil secara administratif.
         2.10        Mengoordinasikan  penyusunan laporan berkala dan laporan tahunan termasuk Evaluasi  Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Jemaat untuk disampaikan dalam Sidang Majelis Jemaat.
         2.11        Bersama Ketua V memeriksa dan menandatangani warta jemaat sebelum diwartakan.
         2.12        Menggantikan tugas Sekretaris I atau Sekretaris II apabila yang bersangkutan  berhalangan.
         2.13        Mewakili  Pelaksana Harian  Majelis Jemaat mengikuti kegiatan-kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang terkait dengan tugasnya.
                                                                                                                                                  
Pasal  12
Tugas Sekretaris I

1.      Bidang Umum
         1.1.         Mengoordinasikan dan mengawasi kegiatan kesekretariatan dan administrasi umum, bila Sekretaris atau Sekretaris II berhalangan.
         1.2.         Mendampingi Ketua I dalam kegiatan di bidang Pelayanan dan Kesaksian dan  mendampingi Ketua II dalam kegiatan di bidang Gereja, Masyarakat, Agama-Agama, dan Lingkungan Hidup.
         1.3.         Menata administrasi di bidang kerja Ketua I dan Ketua II.
         1.3.         Melaksanakan dan bertanggungjawab terhadap hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan Jemaat.

2.      Bidang Khusus
         2.1          Membuat risalah Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat dan risalah Rapat koordinasi Pelaksana Harian Majelis Jemaat dengan Pengurus Pelayanan Kategorial dan Pengurus Komisi.
         2.2          Bersama Ketua I menyusun dan menandatangani jadual penatalayanan ibadah  di sektor pelayanan dan ibadah Pelayanan Kategorial.
         2.3          Menggantikan Sekretaris atau Sekretaris II apabila yang bersangkutan berhalangan.
         2.4          Mewakili  Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan-kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang terkait dengan tugasnya.

Pasal 13
Tugas Sekretaris II

1.      Bidang Umum
         1.1.         Mendampingi Ketua III dalam kegiatan - kegiatan di bidang Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani dan Peningkatan Peran Keluarga  (Pelayanan Kategorial, Kelompok Kerja  Profesi dan Fungsionaldan  mendampingi  Ketua IV dalam kegiatan–kegiatan di bidang Pembangunan Ekonomi Gereja,  Pemanfaatan/Pengembangan Harta Milik Gereja, dan Badan Usaha serta menata administrasi bidang kerjanya.
         1.2.         Mengoordinasikan dan mengawasi seluruh bagian kegiatan kesekretariatan dan administrasi umum apabila Sekretaris atau Sekretaris I berhalangan.

2.      Bidang Khusus
         2.1.         Mengoordinasikan dan mengawasi pengarsipan Kantor Majelis Jemaat sesuai bidang terkait.
         2.2.         Bersama Ketua III menyusun jadual Presbiter Pendamping Pelayanan Kategorial
         2.3.         Mengoordinasikan dan mengawasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Kategorial.
         2.4.         Mewakili Pelaksana Harian Majelis Jemaat mengikuti kegiatan-kegiatan di tingkat Mupel dan Sinodal yang terkait  dengan tugasnya.

Pasal  14
Tugas Bendahara

1.      Bidang Umum
         1.1          Bersama Ketua IV mengawasi seluruh kegiatan pengelolaan perbendaharaan jemaat.
         1.2          Bersama Ketua IV mengumpulkan dan menyediakan data keuangan dan perbendaharaan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Jemaat.
         1.3          Melaksanakan dan bertanggungjawab atas hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan Jemaat.

2.      Bidang Khusus
         2.1          Bertanggung jawab atas kegiatan pengelolaan keuangan dan perbendaharaan jemaat.
         2.2          Meneliti dan melaksanakan pembayaran atas segala permohonan pengeluaran keuangan sesuai Program Kerja dan Anggaran  Jemaat.
         2.3          Pengeluaran keuangan diluar program dan anggaran harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Sidang Majelis Jemaat atau persetujuan Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang kemudian harus dipertanggung jawabkan kepada Sidang Majelis Jemaat.
         2.4          Bersama Ketua IV membuat laporan pertanggungjawaban keuangan triwulan dan tahunan untuk disampaikan kepada Rapat Pelaksana Harian Majelis Jemaat dan Sidang Majelis Jemaat.
         2.5          Menyusun laporan keuangan mingguan dan bulanan untuk diwartakan dalam warta jemaat.
         2.6          Bekerjasama dengan Ketua IV dan Bendahara I dalam pelaksanaan tugasnya.
         2.7          Bersama dengan Bendahara I bertanggungjawab atas penyimpanan hasil perhitungan kolekte.
         2.8          Bersama Ketua IV atau Ketua menandatangani surat-surat Berharga.
         2.9          Menggantikan dan menjalankan tugas Bendahara I, bilamana yang bersangkutan berhalangan.
         2.10        Bersama Sekretaris membuat Berita Acara Serah Terima Perbendaharaan Jemaat disertai pernyataan tentang kondisi keuangan dan harta milik Jemaat  pada akhir masa jabatan Ketua Majelis Jemaat atau akhir masa tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat.
         2.11        Mewakili  Pelaksana Harian  Majelis Jemaat mengikuti kegiatan-kegiatan ditingkat Mupel dan Sinodal yang menyangkut terkait dengan tugasnya.

Pasal  15
Tugas Bendahara I

1.      Bidang Umum
         1.1          Melaksanakan tugas Bendahara apabila yang bersangkutan berhalangan.
         1.2          Bersama Bendahara mengawasi seluruh kegiatan pengelolaan Perbendaharaan Jemaat.
         1.3          Melaksanakan dan bertanggungjawab atas hal-hal lain yang didelegasikan sesuai prioritas dan kebutuhan Jemaat.

2.      Bidang Khusus
         2.1          Bersama Bendahara mengawasi realisasi Anggaran Penerimaan dan Pengeluaran.
         2.2          Bersama Bendahara mengawasi pelaksanaan pembukuan dan administrasi keuangan serta Inventaris Jemaat.
         2.3          Mengoordinasikan dan memantau pelaksanaan pengadaan, perawatan dan pengamanan barang-barang inventaris milik GPIB di jemaat.
         2.4          Mengamankan harta milik gereja dan menyelesaikan sertifikasi harta milik GPIB di jemaat yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap.
         2.5          Bekerjasama dengan Ketua IV dan Bendahara dalam pelaksanaan tugasnya.
         2.6          Menyusun laporan tentang barang-barang inventaris Jemaat setiap akhir tahun pelayanan.

Pasal  16
Tata Cara Pemilihan

1.         Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat dipilih oleh dan dari Fungsionaris Majelis Jemaat dalam  Sidang Majelis Jemaat, kecuali Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat, yaitu Pendeta/Ketua Majelis Jemaat yang ditetapkan oleh Majelis Sinode dengan Surat Keputusan.
2.      Pemilihan Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat dilaksanakan dengan berpedoman pada  Tata Gereja GPIB Tahun 2010 Peraturan Nomor 2 tentang Majelis Jemaat  dan Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang  ditetapkan oleh Majelis Sinode.
3.    Pemilihan Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat dilakukan dalam Sidang Majelis Jemaat.
Pasal  17
Penetapan dan Pengukuhan

1.      Penetapan Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat dilakukan oleh Majelis Sinode dengan Surat Keputusan.
2.      Pengukuhan Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat dilakukan dalam Sidang Majelis Jemaat melalui serah terima jabatan dari Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang telah berakhir masa tugasnya. Selanjutnya diperkenalkan kepada warga jemaat dalam ibadah hari Minggu di jemaat.

Pasal  18
Masa Tugas

1.      Masa tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat  adalah 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan dan dapat dipilih kembali hanya untuk satu kali masa tugas.
2.      Setelah 2 (dua) kali masa tugas berturut-turut sebagai Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat, seseorang baru dapat dipilih kembali setelah melewati masa jedah selama 1 (satu) kali masa tugas.
Pasal  19
P e n g g a n t i a n

1.      Fungsionaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat dapat diganti  apabila yang bersangkutan :
         1.1          Mengundurkan diri karena suatu alasan yang dapat dipertanggung-jawabkan.
         1.2          Melakukan perbuatan tercela yang bertentangan dengan moral dan etika kristen.
         1.3          Meninggal dunia.
         1.4          Tidak menjalankan tugasnya selama 3 (tiga) bulan secara berturut-turut tanpa pemberitahuan.
         1.5          Sakit berkepanjangan selama 6 (enam) bulan berturut-turut.


2.      Proses penggantian dilakukan dengan cara :
         2.1.         Dipilih secara langsung dalam Sidang Majelis Jemaat sesuai Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang ditetapkan oleh Majelis Sinode.
         2.2.         Hasil pemilihan sebagaimana dimaksud pada butir  2.1. pasal ini, disampaikan  kepada Majelis Sinode untuk ditetapkan dengan Surat Keputusan.


Pasal 20
Serah Terima

1.         Paling lambat 2 (dua) minggu setelah diterimanya Surat Keputusan Majelis Sinode tentang Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang baru,  diadakan Sidang Majelis Jemaat untuk serah terima jabatan dari Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang telah berakhir masa tugasnya kepada Pelaksana Harian Majelis Jemaat terpilih.
2.         Pelaksana Harian Majelis Jemaat yang akan berakhir masa tugasnya wajib membuat Laporan Pertanggungjawaban secara terperinci mengenai Program Kerja dan Anggaran Jemaat yang sementara berjalan kepada Sidang Majelis Jemaat. Laporan Pertanggung - jawaban tersebut  selanjutnya diserahkan kepada Pelaksana Harian Majelis Jemaat terpilih untuk  dilanjutkan.

Pasal  19
        Ketentuan Penutup

1.      Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini berlaku sejak tanggal disahkan oleh Majelis Sinode
2.      Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini akan diatur dan ditetapkan dalam Sidang Majelis Jemaat.
3.      Dengan berlakunya Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat ini, maka Peraturan Pelaksanaan Majelis Jemaat sebelumnya tentang Pelaksana Harian Majelis Jemaat dinyatakan tidak berlaku lagi.

Ditetapkan di     :  Balikpapan
Pada tanggal      : 27 April 2012

MAJELIS JEMAAT GPIB JEMAAT GETSEMANI BALIKPAPAN
PELAKSANA HARIAN



Pdt. I. Nyoman Djepun, S.Th.                             Pnt. Nova Karyoto Pangau, SH.
                          Ketua                                                                               Sekretaris

Disahkan pada tanggal 08 Juli 2014

Oleh
Majelis Sinode
Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat




Pdt. M. F. Manuhutu, M.Th.                                       Pdt. Adriaan Pitoy, M.Min.
Ketua Umum                                                                   Sekretaris Umum








0 komentar:

VISI & MISI GPIB

VISI
GPIB menjadi gereja yang mewujudkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaanNya

MISI
Menjadi Gereja yang terus menerus diperbaharui dengan bertolak dari Firman Allah, yang terwujud dalam perilaku kehidupan warga gereja, baik dalam persekutuan, maupun dalam hidup bermasyarakat.
Menjadi gereja yang hadir sebagai contoh kehidupan, yang terwujud melalui inisiatif dan partisipasi dalam kesetiakawanan sosial serta kerukunan dalam masyarakat, dengan berbasis pada perilaku kehidupan keluarga yang kuat dan sejahtera.
Menjadi Gereja yang membangun keutuhan ciptaan yang terwujud melalui perhatian terhadap lingkungan hidup, semangat keesaan dan semangat persatuan dan kesatuan warga Gereja sebagai warga masyarakat.

MOTTO :
Dan orang akan datang dari timur dan barat dan dari utara dan selatan dan mereka duduk makan di dalam Kerajaan Allah


DARI ADMIN

"TAK ADA GADING YANG TAK RETAK"
Jika dalam penyajian blog GPIB Getsemani ini terdapat kekurangan atau kurang sesuai dengan harapan, maka kami sebagai pengelola blog memohon untuk di maafkan.

Blog ini disajikan semata-mata untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan di kalangan kita-kita, kendati belum sempurna dan belum semua terdokumentasi dengan baik.

Untuk keperluan updating, Artikel atau Foto/Video yang ada di blog GPIB Getsemani sebagian kami sadur/copy/download dari berbagai sumber di medsos.

Artikel, Foto/Video yang kami sadur untuk di unggah ke blog, adalah Artikel, Foto/Video yang sudah terpublikasi di medsos, sehingga kami mengangap bahwa Artikel, Foto/Video itu bukan yang pertama kali diunggah.

Ucapan banyak terimakasih kami sampaikan kepada Pengunjung blog dan kepada yang Artikel, Foto/Video nya telah kami unggah, semoga bermanfaat bagi pengunjung blog ini.

Apabila dikemudian hari GPIB Getsemani Balikpapan, berencana akan membuat website baru sebagai penggati blog ini, maka blog ini kami non aktifkan.

Terimakasih,
Admin Blog